Daftar Blog Saya

'' WELCOME TO AUTOMOTIVE TASA"

welcome to automotive tasa, i hope the students can learn about Automotive...."

Kamis, 03 Desember 2009

Cara kerja 2 stroke engine

Apapun engine nya (apakah 4 stroke or 2 stroke), diperlukan 3 hal untuk menggerakkan mesin :
  1. Campuran antara sesuatu yang dapat terbakar.. (flammable) dan udara. Flammable dapat saja berupa bensin, bensol, metanol dsb
  2. Dapat dikompress, dimana kompress nya dilakukan oleh piston
  3. Ada pengapian terhadap campuran bensin dan udara pada saat yang tepat.

Proses nya sendiri sebenernya simple, ada beberapa step yaitu : masukkan campuran bensin dan udara (suck), mampatkan oleh piston (Compress), terjadi pengapian oleh busi(ignite) dan terjadi ledakan yang menggerakkan piston (blow). Itu saja prinsipnya … simple khan… :)

Nah apa pula itu ada 4 stroke (4 tak) dan ada pula 2 stroke (2 tak). Pada engine 4 tak, intake valve terbuka, engine piston turun, dan memasukkan campuran bensin dan udara ke cylinder. Kemudian intake valve tertutup engine piston naik sambil memampatkan campuran bensin dan udara tadi. Busi memantikkan api dan terjadi ledakan. Ledakkan tadi mendorong piston kebawah dengan power yang besar. Sewaktu piston naik, exhaust valves terbuka, dan membuang gas hasil pembakaran terusss ke knalpot. Gitu simple nya cara kerja engine 4 tak… So.. 4 stroke terdapat 4 gerakan piston yaitu piston down, piston up, piston down, piston up… jadi disebut 4 stroke… betul ???? :)

Nah pigimana dengan engine 2 stroke …?? Pada engine 2 stroke, engine piston down langsung dipenuhi campuran bensin dan udara, engine piston up langsung terjadi pengapian dan ledakan. Bedanya sewaktu piston ke bawah langsung ngebuang gas.. dan langsung ngisi campuran bensin dan udara untuk pengapian selanjutnya.. So yang terjadi cuma engine piston down dan engine piston up… betul..??? (kayak ustadz aza gue..)

Dari cara kerja diatas, gampang ditarik kesimpulan bahwa engine 2 tak akan lebih cepat 2 kali (tepatnya nggak 2 kali seh.. 1.8 atau 1.9 karena ada faktor gesekan dsb) dibandingkan dengan 4 tak. Jadi walau cc nya sama misalnya 125cc, engine 2 tak nggak bisa dibandingin dengan engine 4 tak.. Nggak fair… Jadi cc hanya salah satu ukuran, masih ada ukuran lain seperti jenis stroke / tak, carburators dsb… yang turut menyumbangkan power suatu motor… :)




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar